Oleh: Yoni Ahmad
Kritik satu dua kali, itu biasa
Kritik tiga kali, masih dimaklumi
Kritik diatas empat kali, anggap saja pembunuhan berencana
Kritik itu bagus,
Kritik itu sifatnya membangun, namun ketika
kritik itu berlebihan bisa menjadi racun
masuk dari satu lubang,
namun kemudian menjalar keseluruh urat syaraf,
Manusia memang mempunyai kekurangan,
Tetapi ketika hanya satu orang yang kamu soroti,
Berarti kamu memang sudah siap membidiknya
Dibuat rata saja itu kritikan,
Ketika ada rejeki saja kita berebutan,
Sedang ketika ada teguran
Hanya ada satu yang jadi sasaran,
Lebih baik kamu tembak saja dari kejauhan
dengan Magnum Sniper
Langsung mati,
Tak merasakan sakit, tak merasakan apa-apa
Bahkan tak sampai tau siapa yang menembak
Jangan kau ambil AK-47-mu,
Senjata jarak dekat mematikan,
Dengan akurasi dan accelerasi,
Kau urut dari dada kemudian ke kepala,
Kau berikan tembakan beruntun,
Tembakan menyayat
Hingga headshot
Kau biarkan merasakan kesakitan
Kau biarkan tembakan menyayat hati,
Lebih bijaklah,
Bukan hanya satu orang yang kamu anggap salah,
Dia sekarang tidak mengerjakan,
Bukan berarti dia pemalas
Bisa jadi ada hal-hal diluar kemampuannya
Yang membuatnya harus tetap diam
Bisa juga lainnya yang kamu lihat
Adalah ulah para penjilat,
Tidakkah kau lihat lidahnya yang bersilat,
Lebih adillah
Paling tidak,
Bagi ratalah kritikmu itu untuk orang-orang
Agar mereka juga merasakan teguran,
Untuk membentuk perbaikan
Biarlah mereka juga merasakan
Sakitnya kritikan Ak-47.
Okelah, aku akan lebih baik, tapi
Paling tidak
Lebih bijaklah,
Lebih adillah…

0 komentar:
Posting Komentar